October 5, 2012

Spirits Related to You

Nee, Aka-chan,

Hari ini aku bertanya kepada teman-temanku yang biasanya makan siang bersamaku--bisakah mereka menebak dirimu sebagai orang yang menyemangatiku dalam setiap pertemuan pelajaran yang membosankan ini?


Ini hari Jumat. Mungkin aku terlalu awal untuk menyatakan bahwa Jumat adalah kebahagiaanku. Mungkin kebahagiaan yang kudapatkan itu memang terjadi hanya sekali. Jumat lalu, posisi duduk kita diacak, dan aku tidak bisa duduk bersamamu. Jumat ini ....

Aku ingin marah, Aka-chan! Mengapa kau melarikan diri begitu saja? Juliet ingin pergi bersama Romeo, bodoh! Kau dengan gembira bermain-main saat aku terjebak dengan pembuatan esai dalam waktu tiga puluh menit.

Aku bukan hanya meringis melihat betapa sulitnya untuk merangkai kata-kata. Aku butuh teriakan ceriamu, candaanmu dalam kelas, tawamu, atau setidaknya ekspresi wajahmu saat kau sedang mengulum permen karet--lalu aku akan berusaha modus untuk meminta permen karet lagi. Bodoh. Aku sudah kepalang senang melihat kau duduk di meja di sampingku saat makan siang tadi, mengapa kau malah tidak bisa membuatku ceria lebih lagi?

Mengapa kebahagiaan itu begitu sulit untuk didapatkan?

Mungkin aku memang belum sampai kepada tahap 'suka', mungkin aku masih hanya mengagumimu dan menganggap suaramu yang memanggilku dengan sebutan menyebalkan namun lucu itu adalah luapan sungai kebahagiaan untukku. Mungkin karena itulah, aku harus terus berusaha agar setidaknya aku bisa melirik ke mana arah kau datang dan pergi, agar aku bisa berbicara denganmu walau hanya sekilas, agar aku bisa dianggap setara denganmu ....

Astaga. Aku jadi berlaku bodoh karenamu.

Apapun itu, aku sudah sadar suatu hari nanti aku akan mulai kehilangan dirimu, tetapi aku tidak pernah menyangka hal itu akan terjadi secepat ini. Nee, Aka-chan no baka, aku ingin kau ada di sampingku, mengajakku bicara lagi, dan aku ingin mengenal dirimu lebih lagi. Buat aku jatuh cinta padamu, melupakan dirinya karenamu, dan mabuk setiap empat hari dalam seminggu oleh perasaanku untukmu.

Do happiness only came on Friday? Mostly happiness related to you?

Dream out Loud! =)

No comments:

Post a Comment

Review yang membangun akan selalu dibaca dengan senyum lebar di raut wajah penulis :)