Aku tidak pernah menyangka hal-hal normal akan terjadi setiap kali mataku melirik keberadaan kelasku tercinta, Eightsigh7ed.
Buka puasa bersama yang diadakan di salah satu restoran di Perum 1 benar-benar menyenangkan. Selain karena hari ini ada pembagian BTS, beberapa teman kami yang bersekolah di tempat-tempat jauh sudah berjanji untuk datang. Berbeda dengan beberapa yang sudah mudik terlebih dahulu.
Tapi tentu saja, dari semua yang tidak datang, aku paling mengerutkan kening untuk Agrippin, panitia BTS dari kelas kami yang malah tidak diizinkan orangtuanya untuk datang.
Setiap kali ada orang yang menginjakkan kaki ke lantai 2 tempat kami berkumpul, rasanya selalu ada jabat tangan hangat, teriakan nama, dan pertanyaan tentang sekolah baru. Kadang aku juga tertawa, mereka cukup sering menanyakan sekolahku di UPHC dan aku juga balas bertanya tentang sekolah mereka. Harus kuakui, sepertinya SMA 78 Jakarta lebih berat.
Menu bukber ... sebetulnya tidak terlalu aku nikmati. Aku menyukai cocktail, tapi rasanya tidak sanggup untuk menghabiskan isi piringku seperti biasanya.
Tidak apa-apa sih, sebenarnya. Lagipula, setelah itu kami tetap menggila, saling menandatangani buku tahunan, dan bahkan sempat berfoto bersama walau akhirnya aku harus termasuk pulang lebih awal.
Dan yang lebih menyenangkan lagi, dia datang! Kuro-kun datang, dan dia tetap terlihat awesome seperti biasanya.
"Gimana? Udah bisa move on?"
"Belum. Lo sendiri?"
"Apaan, orang kelas gue sebelahan sama dia."
Heck, he's too charming. Always like that. And I like it.
Saat aku membiarkan angin mengusap lembut wajahku, harus kuakui, aku bahagia malam itu. Walaupun aku juga berpikir--kami baru berpisah selama sebulan. Nantinya kami tidak akan bertemu untuk waktu yang ... tidak diketahui kapan.
Dream out Loud! =)
No comments:
Post a Comment
Review yang membangun akan selalu dibaca dengan senyum lebar di raut wajah penulis :)